
Humas MTs N 2 Sarolangun, 10 September 2025 - BUDAYA 5 S (SENYUM, SALAM, SAPA , SOPAN DAN SANTUN) di MTsN 2 Sarolangun
Pendidikan karakter dan budi pekerti memang harus diterapkan pada setiap anak sejak dini. Pada anak usia sekolah dasar harus dilatih dan diajarkan bagaimana pentingnya pendidikan karakter dan budi pekerti, karena pada anak usia sekolah dasar merupakan pondasi awal anak untuk tumbuh dan berkembang menjadi insan yang berakhlak dan mempunyai kecerdasan bukan hanya akademik saja melainkan juga kecerdasan emosionalnya. Adanya pendidikan karakter dan budi pekerti dari usia dini diharapkan siswa dapat menempatkan diri kepada siapa dan dimana mereka berada, serta mampu menghargai dan berperilaku dengan orang lain secara baik.
Kepala MTs N 2 Sarolangun ( Imam Zamzami, S.Ag.,M.Pd) Menerapkan Budaya 5S ini Salah satu bentuk upaya penanaman pendidikan karakter dan budi pekerti dilingkungan madrasah yaitu dengan menerapkan budaya 5S. Apa itu budaya 5S. Budaya 5S adalah, senyum, salam, sapa, sopan, dan santun. 5 S ini sejak tahun pertama saya di tugaskan menjadi Kepala MTs N 2 Sarolangun dan Sampai sekarang masih rutin setiap pagi Majelis Guru dan Tenaga Kependidikan menunggu Siswa-Siswi di antarkan oleh orang tua murid ke MTs N 2 Sarolangun, para Majelis Guru dan Tenaga Kependidikan di depan gerbang masuk madrasah. ujarnya...
TUJUAN MENERAPKAN BUDAYA 5S
Mengembangkan kepribadian baik pesertadidik, pesertadidik akan mempunyai rasa hormat dan memiliki belas kasih , suka menolong seningga akan tercipta lingkungan sekolah yang nyaman, harmonis dan damai antar semua antar warga Madrasah.
Peserta didik dapat menggunakan bahasa yang sopan dan baik ketika berbicara dengan guru maupun teman-temannya, lebih percaya diri dan bertanggung jawab.
Dengan senyum perserta didik diharapkan merasa lebih damai, senang dan gembira berada di lingkungan madrasah.
Dengan memberi salam akan mempererat tali peraudaraan antar warga madrasah. ketika mengucapkan salam dengan ikhlas suasana lingkungan madrasah akan menjadi cair dan akan merasa semua bersaudara.
Dengan menyapa akan dapat memudahkan siapa saja untuk saling akrab, mudah bergaul, saling kontak dan berinteraksi.
Dari uraian diatas dapat disimpulkan bahwa budaya 5S merupakan salah satu cara untuk menanamkan pendidikan karakter. apabila semua warga Madrasah menerapkan budaya 5S dalam keseharian mereka maka hal itu akan menjadikan semua warga madrasah berkepribadian bail. jika 5S diterapkan dalam konteks madrasah maka warga madrasah terutama peserta didik akan belajar bagaiaman menghormati satu sama lain dan memiliki belas kasih , suka menolong selain itu akan terjalin tali silaturahiman antar warga madrasah dengan baik. (Khairil)
|
116x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Sarolangun dan Sekitarnya
Memuat tanggal...